Mengenal Pengaturan dan Fitur Penting Kamera Smartphone – KELASFOTOGRAFI.COM
Terhubung Dengan Kami

Pemula

Mengenal Pengaturan dan Fitur Penting Kamera Smartphone

Back1 of 2

Sepertinya memang benar apa yang dikatakan oleh para analisis bahwa inovasi kamera masa depan telah mengarah kepada fleksibilitas yaitu bobot dan ukuran. Jika kita berbicara kelas still camera, maka inovasi mengarah ke Mirrorless yang hadir dengan ukuran lebih kecil serta bobot yang lebih ringan dari DSLR, tapi performa mampuh bersaing dengan DSLR. Sedangkan untuk kamera smartphone, faktanya bahwa teknologi kamera smartphone hari ini memiliki sebagian besar fitur yang ada pada kamera DSLR. Artinya, pengguna smartphone mendapat peluang besar untuk mendalami fotografi dengan smartphone mereka.

Pada artikel ini saya akan menjelaskan pengaturan dan fitur penting yang umum ada pada kamera smartphone saat ini. Biasanya pengguna awam hanya mengenal efek kamera dan jarang mengotak-atik smartphone mereka untuk mencari tahu apa saja kelebihan kameranya. Semoga penjelasan saya kali ini membantu Anda untuk memaksimalkan kamera smartphone Anda. Beberapa pengatuan cukup familiar, dan memahami cara kerjanya akan memudahkan Anda nantinya untuk beradaptasi dan mengoperasikan kamera DSLR.

ISO

Banyak penggunan awam yang sama sekali tidak pernah mengatur ISO secara manual, sehingga ISO masih dalam pengaturan auto. Sederhananya bahwa ISO itu adalah pengaturan untuk meningkatkan kecerahan gambar. Semakin tinggi nilai ISO, semakin terang gambar Anda. Tapi karena ISO dalam keadaan “auto”, sehingga nilainya ditentukan oleh program. Padahal Anda bisa menentukan sendiri berapa nilai ISO yang ideal sesuai kebutuhan Anda. Hanya saja perlu diingat bahwa ISO tinggi dapat menimbulkan noise (bintik-bintik) pada gambar. Coba Anda perhatikan perbandingan gambar di bawah ini yang menggunakan nilai ISO 200 dan ISO 800:

Adapun nilai ISO aman yang sering direkomendasikan yaitu max ISO 800. Baca di sini penjelasan lengkap ISO.

White Balance (WB)

Pengaturan White Balance ditandai dengan simbol singkatan WB. Sedangkan beberapa smartphone menggunakan nama Auto White Balance (AWB). Fungsi dari pengaturan ini untuk mengimbangi temperatur cahaya di tempat Anda menembak agar gambar memiliki temperatur yang normal yaitu putih. Oleh karenanya dinamakan sebagai “Keseimbangan Putih”.

Masing-masing White Balance telah disiapkan untuk menghadapi kondisi temperatur tertentu, seperti siang hari (daylight), saat mendung (cloudy), di bawah cahaya bolamp warna kuning (inscandescent) atau neon warna putih (fluorescent). Intinya Anda hanya perlu menggunakan jenis White Balance yang sesuai dengan situasi Anda mengambil gambar, agar gambar menghasilkan temperatur yang cocok, tidak terlalu kuning atau kelebihan warna biru. Paham maksud saya? Baca di sini penjelasan lengkap White Balance (WB).

Grid Line

Grid line yaitu garis pandu untuk komposisi Rule of Thirds, umumnya terdiri dari 3 garis vertikal dan 3 garis horizontal, sehingga seluruhnya ia menghasilkan 9 kotak dalam layar kamera smartphone Anda. Coba perhatikan gambar di bawah ini:

Kegunaan garis ini untuk mengatur keseimbangan adegan yang akan Anda tangkap. Sekalipun Anda tidak paham soal fotografi, paling tidak Anda belajar untuk bagaimana menghasilkan gambar yang rapi, tidak miring sana-sini. Nah, gunakan garis ini untuk membantu Anda melakukan itu. Kemudian, seperti yang saya katakan di atas bahwa gird line digunakan untuk menyusun komposisi Rule of Thirds dan membantu Anda menempat subjek agar lebih proporsional atau enak dipandang (baca di sini lebih dalam tentang Rule of Thirds).

Memahami Metering

Kelebihan kamera pada smartphone sekarang ini telah dilengkapi mekanisme metering yang mengikuti metering pada DSLR, dengan menggunakan konsep kerja Gray 18%. Anda mungkin tidak harus mendalami ini sekarang dan saya akan menjelaskan bagian pentingnya saja. Coba arahkan kamera smartphone Anda pada objek gelap kemudian pindahkan ke objek cerah, Anda akan melihat perbedaan kecerahan gambar dari kedua objek tersebut. Hal ini disebabkan oleh mekanisme metering yang mengambil Gray 18% sebagai tolak ukur untuk kecerahan normal. Anda tidak harus mencari tahu bagaimana cara kerjanya. Akan tetapi yang harus selalu Anda ingat bahwa kamera smartphone Anda akan menghasilkan pencahayaan yang berbeda pada objek gelap maupun terang. Hal ini dapat Anda manfaatkan sebagai trik untuk mencerahkan subjek. Jadi misalkan Anda memotret seseorang menggunakan baju hitam, Anda bisa meletakkan fokus pada baju subjek sehingga secara otomatis akan menambah kecerahan gambar secara keseluruhan.

Titik Fokus

Umumnya pada layar kamera smartphone terdapat sebuah kotak kecil yang bisa dipindahkan posisinya dengan sentuhan jari. Kotak kecil itulah yang berfungsi sebagai titik fokus pada kamera smartphone. Jika kotak berwarna hijau artinya subjek telah terkunci / telah fokus. Jika berwarna merah artinya gagal fokus dan Anda hanya perlu menekan kembali layar smartphone hingga kotak berwarna hijau.

Jika saat menekan layar kamera yang terjadi bukannya mengunci fokus tapi malah terjadi pengambilan gambar, maka silahkan ubah pengaturan kamera Anda. Perlu juga dipahami bahwa sukses dan tidaknya kamera smartphone melakukan fokus dapat juga disebabkan oleh kondisi pencahayaan dan jarak kamera dengan subjek. Kondisi minim cahaya dapat menyebabkan program kamera sulit untuk mengunci subjek dengan baik. Oya, beberapa smartphone mungkin tidak menyediakan kotak ini, tapi mekanisme fokusnya masih sama seperti yang saya jelaskan di atas. Sebaiknya cari tahu di kamera smartphone Anda sekarang.

Back1 of 2

Pengunjung yang terhormat mohon untuk tidak menduplikat artikel ini. Hargai usaha kami menyusun semua artikel di blog Kelasfotografi.com.

Kategori #Pemula

To Top