×
3 Level Penajaman Gambar Menggunakan Photoshop 12
Olah Digital

3 Level Penajaman (Sharpening) Gambar Menggunakan Photoshop

Kembali1 of 2

Sharpening adalah salah satu proses penajaman gambar yang sering dilakukan dengan gambar kita meskipun kita sendiri tidak menyadarinya. Seperti pengaturan impor default pada kebanyakan software pengolah gambar RAW akan menajamkan gambar secara otomatis bahkan sebelum kita melihat gambar tersebut tampil dalam aplikasi. Padahal sebagian besar dari kita tidak benar-benar mengubah pengaturan defaultnya, namun jujur itu terlihat lebih baik dengan sedikit penajaman. Jadi, mari kita lihat apa yang saya maksud di sini, agar di waktu mendatang saat Anda mengimpor file mentah ke Lightroom, Anda merasa bebas untuk mengurangi pengaturan sharpeing standar ke nol atau sesuai keinginan Anda.

Gambar di bawah adalah pengaturan sharpening default Lightroom yang diset otomatis setelah Anda mengimpor file Anda. Bisa Anda lihat sendiri pada gamabr di bawah bahwa pengaturan defaultnya telah menambahkan sedikit penajaman setelah mengimpor.

Namun meskipun RAW konverter menambahkan sedikit penajaman, saya pribadi tidak menambahkan penajaman tambahan sampai saya menyelesaikan hampir semua pengeditan saya di Photoshop. Karena sharpening atau menajamkan gambar seharusnya menjadi salah satu hal terakhir yang Anda lakukan pada gambar Anda karena beberapa alasan.

Pertama; jumlah penajaman yang diterapkan pada gambar harus relevan dengan tempat yang Anda inginkan untuk ditonjolkan. Sebagai contoh, Anda jelas akan menerapkan jumlah penajaman yang berbeda antara file yang diunggah ke web dan file yang akan dicetak untuk iklan billboard. Keuntungan menerapkan penajaman pada akhir alur kerja post-processing akan memberikan Anda pilihan untuk mengeluarkan beberapa versi penajaman yang berbeda dengan berbagai jumlah penajaman yang diterapkan berdasarkan peruntukkan gambar.

Kedua; penajaman dalam post-processing atau pengeditan gambar adalah proses yang disintesis. Yang saya maksudkan adalah bahwa software memainkan trik di mata pemirsa untuk “mensimulasikan” gambar yang lebih tajam daripada yang sebenarnya. Kami jelas tidak dapat memfokuskan ulang gambar yang faktanya missed / gagal fokus, sehingga kami menerapkan “sharpening” untuk mensimulasikannya. Selama proses, perangkat lunak mensintesis penajaman itu sebenarnya hanya meningkatkan kontras dari piksel yang berdekatan sehingga memberikan gambar terlihat lebih tajam secara keseluruhan. Namun peningkatan kontras itu juga dapat meningkatkan saturasi dalam detail tepi (edge) yang bisa menjadi masalah jika Anda tidak selesai mengedit file Anda.

Pada gambar di atas, bagian kanan adalah tampilan zoom 300% dari gambar bagian kiri. Di sini Anda dapat melihat apa yang terjadi ketika Anda menajamkan sebuah file gambar, melihat bagaimana peningkatan dalam penajaman yang meningkatkan kontras piksel berdekatan itu dan demikian juga saturasinya. Hasilnya seringkali artefak warna yang tidak diinginkan seperti yang kita lihat pada gambar.

Jadi teknik penajaman apa yang kami gunakan? Setelah kami yakin bahwa kami benar-benar tidak dapat memfokuskan kembali gambar kami di tahap pengolahan gambar (post-processing), kami dapat melihat penajaman sebagai lebih dari serangkaian trik cerdas untuk meningkatkan gambar kami secara visual. Dengan pemikiran ini kami menggunakan teknik sharpening dalam tiga tahap yang berbeda; Detail, Global dan Local. Teknik ini berdasarkan referensi dari fotografer Jack Hicks.

Detail

Ini adalah salah satu yang kebanyakan dari kita akan menerapkannya secara default dan Anda cukup memilih filter “Sharpening” di Photoshop, ini akan mempertajam detail pada gambar Anda. Penajaman detail ini adalah yang paling meningkatkan kontras dan merupakan teknik yang kami gunakan untuk memberikan gambar kami sedikit visual pop. Jika Anda hanya ingin menerapkan satu tingkat penajaman maka bisa melakukan cara ini, tetapi saya menerapkan penajaman detail ini sebagai basis dan kemudian mengembangkannya dengan sharpening global dan local sesudahnya.

Global

Ini adalah teknik sharpening yang saya gunakan untuk mengencangkan gambar secara visual di akhir pengeditan. Teknik ini menggunakan ilusi visual penajaman yang meningkatkan kontras tepi, tetapi pada skala yang jauh lebih luas dan lebih lembut. Ini juga merupakan teknik yang digunakan untuk dengan cepat dan mudah menerapkan efek dodging dan burning dengan meningkatkan kecerahan area highlight dan shadow. Ingat apa yang saya katakan tentang penajaman hanya peningkatan kontras dalam piksel yang berdekatan? Nah, teknik global ini adalah penajaman yang dapat terlihat ketika diterapkan lebih luas, karena teknik ini mempertajam kelompok tone yang berdekatan.

Local

Teknik penajaman local yang saya gunakan ini secara khusus ditargetkan untuk menarik perhatian mata pemirsa. Ini adalah tampilan tajam yang paling tajam tetapi dilokalkan hanya ke area seperti mata subjek atau perhiasan dalam gambar di mana kontras tambahan dapat membuat subjek-subjek itu benar-benar menonjol.

Panduan Penajaman (Sharpening) Dengan Photoshop

Langkah-langkah berikut membawa Anda melalui proses Photoshop persis seperti yang kami lakukan ketika mengolah gambar. Tombol dan pintasan berasal dari Mac jadi jika Anda pengguna PC beberapa hal mungkin sedikit berbeda tetapi itu bukan masalah.

Detail

Pertama-tama kita perlu menggabung seluruh layer yang dibuat dalam proses pengeditan menjadi satu layer duplikat. Pada tahap ini Anda sudah harus selesai melakukan retouching kulit, dodging, burning, dll. Jadi sekarang Anda hanya perlu mengikuti langkah berikut ini:

– Untuk Mac: Pilih layer paling atas dan tahan tombol CMD + ALT + SHIFT + E.
– Untuk PC: Lansung saja menekan tombol CTRL + ALT + SHIFT + E.

Ganti nama layer hasil duplikat menjadi “Detail”.

Setelah Anda memiliki layer baru, kami ingin menghapus informasi warna apa pun yang mungkin ada di layer itu.

Ingat: penajaman meningkatkan kontras dalam piksel yang berdekatan dan peningkatan kontras juga berarti peningkatan saturasi. Kami tidak ingin meningkatkan saturasi sehingga kami harus menghapus semua warna dari gambar kami sebelum kami melakukan penajaman.

– Untuk Mac: dengan layer Detail yang kami dipilih, tahan tombol CMD + SHIFT + U.
– Untuk PC: dengan layer Detail yang kami dipilih, tahan tombol CTRL + SHIFT + U.

atau pilih menu: Image -> Adjustments -> Desaturate

Layer Detail Anda sekarang berubah menjadi hitam putih.

Selanjutnya kami ingin menerapkan penajaman, jadi pilih menu: Filter -> Other -> High Pass…

Di kotak dialog yang terbuka, kita ingin memilih jumlah penajaman yang spesifik untuk detail tepi (edge) dari gambar yang dipilih. Memilih jumlah yang lebih rendah pada tahap ini adalah cara yang baik untuk memulai dan saya memilih 4 pixels di sini. Kemudian klik OK.

Saat ini gambar kami terlihat meningkat sehingga kami perlu mengganti opsi blending mode yang akan menampilkan jumlah penajaman terbaik yang telah kami terapkan. Berikut caranya:

Umumnya Blending mode untuk semua layer dalam mode “Normal”, jadi silahkan ganti Blending Mode layer Detail dengan memilih Vivid Light atau Hard Light.

Langkah selanjutnya adalah bagian preferensi pribadi tetapi, jadi silahkan Anda mengedit sesuai keinginan Anda. Pertimbangkan juga untuk mengurangi jumlah “opacity” untuk layer Detail. Mencoba berbagai jumlah opacity dan lihat apa yang terbaik untuk gambar Anda.

Kembali1 of 2