×
Aplikasi Kreatif Teori Warna Dalam Fotografi Landscape 06
Olah Digital

Penerapan Kreatif Teori Warna Dalam Fotografi Landscape

Kembali1 of 3

Diskusi banyak topik fotografi memiliki potensi untuk membelokkan jauh ke dalam wilayah teknis yang rumit yang mungkin lebih menarik bagi para ilmuwan daripada seniman, dan teori warna salah satu topik yang bisa terkesan agak mudah. Maka kami mengkhususkan pembahasan persoalan itu, dengan mengambil referensi dari fotografer Erin Babnik, seorang pengajar fotografi yang secara full-time mengkhususkan diri sebagai fotografer landscape. Jadi, panduan ini bagi fotografer landscape yang cenderung lebih artistik, mereka yang terutama tertarik dalam menerapkan teori warna untuk mencapai tujuan kreatif.

Dalam memproduksi foto-foto landscape miliknya, Erin sendiri jarang memikirkan nomenklatur teknis atau mencoba untuk mematuhi konstruksi teoritis secara kaku, sehingga panduan ini membagi-bagi sebagian besar terminologi dan banyak teorema yang telah Erin pelajari tentang warna dalam dekade mempelajari seni dan sejarahnya. Daripada menyusun ringkasan ilmu dan terminologi yang relevan, Erin Babnik berbagi prinsip-prinsip yang ia anggap paling berharga dalam pekerjaannya sendiri, semua berasal dari teori warna tetapi disaring menjadi beberapa saran langsung untuk menjadi kreatif dengan warna.

Banyak ide berikut mungkin bermanfaat di lapangan dan menjadi sangat berguna selama pengembangan sebuah foto, jadi setiap bagian di bawah ini mencakup tips-tips post-processing spesifik yang dapat Anda manfaatkan dengan segera.

Mengubah Warna untuk Membuat Harmoni

Photo Credit © Erin Babnik

Palet warna yang mirip, yang dikelompokkan pada roda warna di bawah cenderung tampak harmonis. Warna yang lebih saturasi cenderung bekerja paling baik dalam foto landscape ketika mereka hanya mencakup area kecil dari total area gambar.

Sebagian besar foto landscape menjadi bernilai karena memiliki rasa harmoni, yang diperoleh melalui warna yang memiliki hubungan yang kuat satu sama lain. Jika tujuan Anda adalah menghasilkan efek saling bertentangan (tidak harmoni), maka warna yang tidak terkait mungkin efektif untuk tujuan Anda. Akan tetapi situasi seperti itu jarang terjadi, dan mengetahui bagaimana warna bisa bekerja untuk gambar Anda itu akan membantu. Warna harmonisasi jauh lebih mudah dengan lebih sedikit warna yang berbeda untuk menyeimbangkan, dan juga ketika tingkat saturasi di palet relatif rendah dan sama. Semakin banyak saturasi yang dimiliki warna, semakin banyak kekuatan yang akan digunakan, warna yang sangat saturasi cenderung bekerja paling baik ketika muncul di area gambar yang kecil atau gelap.

Menyesuaikan saturasi warna relatif mudah, tetapi bermain corak warna membutuhkan lebih banyak pertimbangan. Terlepas dari apa yang mungkin Anda baca dalam analisis menyeluruh tentang harmoni warna, pada dasarnya hanya ada dua jenis skema warna yang selaras dengan mudah:

  1. Warna yang smiliar satu sama lain. Warna yang smiliar yang memasukkan basis satu warna dan kombinasi corak warna yang bersebelahan dalam roda warna, seperti biru dan ungu. Setiap dua atau tiga corak warna yang terletak berdekatan satu sama lain pada roda warna akan cenderung menyatu dengan harmonis.
  2. Warna yang berlawanan namun saling mengimbangi. Warna-warna ini didasarkan pada warna yang berseberangan satu sama lain pada roda warna, dan mereka juga cenderung bekerja paling baik, seperti warna berlawanan yang letaknya saling berhadapan dalam roda warna, atau warna lain disamping warna yang berlawanan itu. Sehingga kandidat warna-warna ini dalam roda warna seolah membentuk huruf Y. Bisa Anda pahami?

Secara teoritis, adalah hal yang mungkin bagi warna-warna untuk menyelaraskan ketika mereka sangat tersebar di roda warna, tetapi kombinasi semacam itu jauh lebih sulit untuk menyeimbangkan, karena mereka cenderung menarik mata ke berbagai arah sekaligus.

Secara umum, jika warna utama dalam suatu gambar terkait melalui salah satu dari dua skema warna di atas, maka warna-warna itu cenderung tampak cukup harmonis, tetapi sejauh mana keseimbangannya akan tetap bergantung pada cakupan dan pemosisian relatif dalam frame. Sekali lagi, dengan lebih sedikit corak warna yang berbeda dan dengan tingkat saturasi yang lebih rendah, Anda akan memiliki kemungkinan lebih untuk menghasilkan palet yang menyenangkan.

Tips Pengolahan: Identifikasi warna yang paling dominan dari gambar Anda dan kemudian petakan mereka ke roda warna sesuai analisa Anda atau dengan bantuan visual otomatis (lihat bagian terakhir artikel ini untuk tipsnya). Menentukan skema mana yang digunakan untuk tips di atas adalah melihat kecocokan terdekat dengan palet awal Anda, dan kemudian melihat seberapa jauh Anda dapat mengalihkan warna Anda ke presentasi murni dari skema itu. Jika menggeser warna membahayakan tingkat naturalisme yang ingin Anda capai, maka pertimbangkan pengurangan warna sebagai gantinya: hapus corak warna, saturasi lebih rendah, atau lakukan keduanya (lihat pada bagian berikutnya untuk tips menyederhanakan palet warna dan tentang naturalisme).

Kembali1 of 3