Terhubung Dengan Kami

Pengembangan

Memahami Peran Fungsi Dari Exposure Compensation

Back1 of 2

Singkatnya bahwa Exposure Compensation itu adalah fitur kamera yang memungkinkan pengguna untuk merubah atau membuat pengecualian terhadap nilai eksposur yang telah terbentuk, baik secara manual oleh pengguna (human) atau secara auto oleh program. Berdasarkan definisi tersebut maka mudah ditebak seperti apa fitur ini bekerja. Tapi apakah Anda tahu tujuan penggunaan exposure compensation dan pada situasi apa Anda sangat membutuhkannya? Jika hanya sekedar merubah eksposur maka lebih idel jika dilakukan dengan merubah pengaturan shutter speed, aperture dan ISO, karena pengguna bisa melihat langsung konsekuen yang diakibatkan oleh perubahan dari 3 elemen tersebut. Jadi untuk apa fitur exposure compensation dihadirkan pada kamera jika ada cara yang lebih baik merubah eksposur? Nah, inilah yang akan jadi inti pembahasan pada artikel saya kali ini. Jadi silahkan simak baik-baik. Bagi Anda yang hanya memiliki kamera smartphone atau kamera saku sebaiknya ikut nyimak. Ini saran!!

Manual Exposure vs Program

Pembahasan mengenai kamera tidak akan pernah lepas dari eksposur (baca di sini pembahasan lengkapnya). Eksposur terbentuk oleh pengaturan shutter speed, aperture dan ISO, ketiga elemen tersebut dinamakan sebagai “segitiga eksposure”. Pengguna bisa sesuka hati merubah nilai “semua” tiga elemen tersebut hanya pada mode Manual Exposure (M). Akan tetapi, tidak semua orang tahu cara mengoperasikan kamera secara manual, sehingga produsen menyediakan mode-mode pemotretan lainnya yang pengoperasiannya dibantu oleh program kamera yaitu mode Auto Intelligent, Program (P), Shutter Priority (S/Tv) dan Aperture Priority (A/Av). Hanya saja, pada semua mode tersebut pengguna kehilangan akses untuk mengatur “satu atau bahkan seluruh elemen” segitiga eksposur, dan elemen yang tidak bisa diakses akan dikendalikan oleh program. Intinya pengguna tidak bisa lagi leluasa mengatur semua segitiga eksposur seperti pada mode manual. Agar lebih jelas, berikut saya tuliskan mode-mode utama kamera digital beserta keterangan pengaturan eksposur yang bisa diakses pada masing-masing mode:

  • Manual Exposure (M): pengguna bisa mengatur shutter speed, aperture dan ISO
  • Auto Intelligent: semua elemen diatur oleh program
  • Program (P): pengguna hanya bisa mengatur ISO
  • Shutter Priority (S/Tv): pengguna hanya bisa mengatur shutter speed dan ISO
  • Aperture Priority (A/Av): pengguna hanya bisa mengatur aperture dan ISO

Penjelasan lebih lanjut tentang mode-mode kamera bisa Anda baca di sini.

Exposure Compensation Sebagai Pengganti

Menggunakan kata “kompensasi” yang artinya bahwa fitur exposure compensation ini adalah alternatif mudah untuk mengatur eksposur secara instan pada mode-mode yang pengguna kehilangan akses untuk mengatur eksposur. Oleh sebab itu fitur exposure compensation hanya akan “aktif” pada mode Program (P), Shutter Priority (S/Tv) dan Aperture Priority (A/Av). Dan fitur ini tidak akan aktif mode Auto Intelligent dan Manual Exposure (M). Alasannya? Mode Auto Intelligent sepenuhnya adalah program, sedangkan pada Manual Exposure (M) pengguna memegang kendali penuh atas pengaturan kamera, dan mereka yang bisa menggunakan mode manual dianggap mahir dan sudah tahu tindakan apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah eksposur, sehingga tidak lagi membutuhkan fitur ini. Paham?

Itulah jawaban atas pertanyaan di atas, mengapa exposure compensation disediakan sementara ada cara yang lebih ideal untuk mengontrol eksposur? Karena pada mode selain manual, pengguna kehilangan akses untuk sebagian atau seluruh segitiga eksposur, dan exposure compensation hadir sebagai gantinya.

Cara Menggunakan Exposure Compensation

Umumnya tombol kamera untuk masuk ke pengaturan exposure compensation ditandai dengan icon “+/-“. Pada kamera Canon tipe EOS, tombol exposure compensation menjadi tombol yang sama untuk mengatur nilai aperture (Av = Aperture value). Berikut contoh tombol exposure compensation:

Sebelum menggunakan exposure compensation, Anda harus memilih salah satu mode di antara mode Program (P), Shutter Priority (S/Tv), atau Aperture Priority (A/Av). Sedangkan cara mengganti mode kamera yaitu dengan memutar “Mode-Dial” yang letaknya di atas kamera.

Pada DSLR Canon model EOS, ada 2 cara yang bisa Anda pilih untuk mengatur exposure compensation. Meskipun panduan ini khusus untuk Canon, tapi sebaiknya jadikan ini sebagai referensi untuk mencari tahu bagaimana cara mengatur exposure compensation pada kamera Anda. Berikut caranya:

  • Cara pertama: geser menu dalam monitor LCD kamera menggunakan tombol navigasi (kiri-kanan-atas-bawah) dan arahkan ke light meter, kemudian klik tombol “SET” untuk masuk ke light meter dan geser (kiri-kanan) titik indikator dalam light meter.
  • Cara kedua: tekan tombol “+/-” (jangan lepas), kemudian geser (kiri-kanan) titik indikator dalam light meter menggunakan “Main-Dial” (bentuknya seperti roda bergirigi dan terletak di atas kamera).

Apapun caranya, intinya Anda hanya perlu menggeser titik indikator dalam light meter. Oleh sebab itu Anda juga harus tahu apa itu light meter, apa saja fungsinya, dan apa hubungannya dengan exposure compensation.

Light Meter = Exposure Compensation

Back1 of 2

Pengunjung yang terhormat mohon untuk tidak menduplikat artikel ini. Hargai usaha kami menyusun semua artikel di blog Kelasfotografi.com. Silahkan ambil referensi tapi jangan menduplikatnya.

More in Pengembangan

To Top