×
Pengembangan

Mengenal Lebih Dalam Tentang Bokeh

Kembali1 of 2

Bokeh atau dikenal juga dengan istilah ‘Boke’ adalah salah satu pelajaran yang paling populer dalam fotografi, karena bokeh dapat membuat foto Anda menjadi lebih menarik secara visual, bahkan untuk konsep foto yang sederhana sekalipun.

Kata bokeh ini berasal dari kata jepang yang secara harfiah diterjemahkan sebagai ‘blur’ atau ‘kabut’. Sedangkan kata blur kadang juga disebut dengan istilah ‘out of focus‘. Akan tetapi bokeh memiliki karakteristik yang berbeda dari foto blur biasanya (standar blur / gaussian), sehingga tidak semua foto yang backgroundnya blur bisa dikatakan foto bokeh. Bingung? Ini yang akan saya coba jelaskan pada Anda semua. Semoga nantinya Anda bisa mengenali mana yang disebut bokeh, kemudian bagaimana cara membentuknya, apa saja karakternya dan faktor-faktor yang mempengaruhi bokeh. Jadi silahkan simak baik-baik.

Apa Itu Bokeh?

Pada dasarnya terbentuknya bokeh ini merupakan hasil dari intensitas blur pada suatu bagian dalam gambar (umumnya background), lalu menyebabkan bagian tersebut menghasilkan pola berbentuk bulat atau polygonal dan dalam jumlah yang banyak seperti yang ditunjukan pada foto pertama di atas. Bulatan-bulatan itulah yang dinamakan bokeh.

Mungkin foto di atas bukan contoh bokeh yang bagus tapi setidaknya bisa menyampaikan apa yang saya maksud di sini. Dan perlu Anda ingat bahwa “tidak semua” subjek atau bagian dalam gambar yang diblurkan bisa menciptakan bokeh. Jadi jangan Anda berfikir bahwa caranya cukup hanya membuat blur saja. Sekuat apapun intensitas blur, jika memang elemen tersebut tidak ada potensi untuk membentuk bokeh maka ia tidak akan pernah bisa menjadi bokeh. Itulah yang akan membedakan antara blur biasa (gaussian) dengan blur bokeh.

Bagaimana Cara Membentuk Bokeh?

Karena munculnya formasi bokeh diakibatkan oleh blur, maka yang pertama harus Anda pelajari adalah “bagaimana cara membuat latar belakang atau background menjadi blur” (silahkan baca di sini artikelnya). Pada artikel tersebut dijelaskan bahwa faktor kuat terbentuknya blur adalah jarak, pemilihan background dan aperture lensa.

Adapun objek yang bisa Anda pilih sebagai background yang akan diblur dan menghasilkan bokeh adalah objek yang berisi sekumpulan elemen yang mana tiap elemen memiki kontras yang berbeda-beda, entah itu berbeda dari segi warna atau kadar pencahayaan. Objek seperti itu yang paling mudah ditemukan adalah semisal dedaunan yang terdapat cahaya di sela-sela daun atau dedaunan yang beraneka warna. Objek lainnya yang populer adalah kumpulan bolamp (lampu jalan misalnya) juga bisa dijadikan background yang bisa menghasilkan bokeh. Contohnya foto saya di bawah ini:

Kembali1 of 2

Kelasfotografi.com - Tutorial fotografi, tips trik, olah digital, review kamera dan lensa, inspirasi, dan info menarik lainnya. Terima kasih telah menjadi pemirsa kami.