Penjelasan Crop Factor: Pengaruh Crop Factor Terhadap Focal Length Lensa – KELASFOTOGRAFI.COM
Terhubung Dengan Kami

Pengembangan

Penjelasan Crop Factor: Pengaruh Crop Factor Terhadap Focal Length Lensa

Penjelasan Crop Factor: Pengaruh Crop Factor Terhadap Focal Length Lensa

Back1 of 2

Sekarang kita sampai pada pembahasan selanjutnya. Bagi Anda yang belum membaca pembahasan sebelumnya tentang crop factor, sebaiknya Anda baca dulu artikelnya di sini.

Pada artikel sebelumnya saya memberikan contoh kasus crop factor yang berfungsi untuk mengetahui letak kesetaraan focal length (equivalent focal length) antara crop sensor dengan full-frame, dengan mengambil lensa wide-angle (sudut lebar) sebagai sampel. Dan contoh kasus tersebut juga merupakan bagian dari pengaruh crop factor terhadap focal length lensa.

Pelajaran selanjutnya bagi Anda yang pemula bahwa, jika sebuah lensa wide-angle (sudut lebar) milik kamera film 35mm / full-frame dipasang pada kamera crop sensor, maka jangkauan lensa “tidak selebar” pada kamera full-frame, karena focal length lensa akan berubah naik. Dan karena bertambahnya focal length tersebut maka Anda bisa membayangkan sendiri bagaimana jadinya bila lensa tele milik full-frame dipasang pada kamera crop sensor? Ya, jangkauan lensa akan semakin jauh.

Intinya, jika Anda menggunakan lensa milik full-frame ke kamera crop sensor maka focal length akan bertambah. Dan sebaliknya, jika lensa milik crop sensor dipasang pada kamera full frame maka focal length akan berkurang.

Sekarang mari kita lihat perubahan focal length dari kamera film 35mm / full-frame ke kamera crop sensor dengan crop factor yang berbeda-beda.

Anda bisa melihatnya sendiri. Lensa 200mm full-frame bila dipasang pada kamera crop sensor dengan crop factor 2.7x seperti Nikon CX, maka focal length akan berubah menjadi 540mm. Ini seperti lensa super tele.

Apakah perubahan focal length ini menguntungkan kedua jenis kamera?

Jawabannya “belum tentu”. Bertambahnya focal length pada lensa di kamera crop sensor memang menguntungkan dari sisi jangkauan jarak jauh, tapi efeknya akan menurunkan besaran max. aperture atau diafragma lensa. Artinya ini akan mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke kamera. Baca di sini tentang aperture.

Sedangkan berkurangnya focal length pada lensa di kamera full-frame “yang dikira dapat membuat lensa bertambah lebar”, justru itu akan menimbulkan vignetting (bayangan hitam di sudut-sudut frame) dan efeknya akan semakin terasa.

Back1 of 2

Lanjut Membaca

Pengunjung yang terhormat mohon untuk tidak menduplikat artikel ini. Hargai usaha kami menyusun semua artikel di blog Kelasfotografi.com.

Kategori #Pengembangan

To Top