×
Review Lensa Sigma 70mm f2-8 Art Macro 03
Review

Review Lensa Sigma 70mm f/2.8 Art Macro

Kembali1 of 2

Sigma 70mm f/2.8 DG Art Macro adalah lensa prime makro pertama yang menggunakan simbol Sigma “ART”. Tidak seperti kebanyakan jajaran Art, ukurannya lebih dekat ke jajaran lensa kontemporer. Sigma sendiri mengatakan bahwa lensa ini dirancang dengan kualitas optik sebagai prioritas di atas kecepatan autofocus.

Lensa makro Sigma 70mm versi lama keluar pada tahun 2006, dihentikan pada tahun 2014, dan dicintai oleh banyak penembak makro. Mampukah 70mm Art Macro yang baru ini bersaingan dengan pandahulunya? Sigma mengirimkan sampel lensa ini (untuk Mount Canon EF) selama beberapa hari untuk dicoba. So, baca terus ulasan ini untuk melihat apa yang kami temukan.

Desain dan Spesifikasi

  • 13 elemen dalam 10 grup
  • 9 aperture blades
  • Aperture range f/2.8-f/22
  • Jarak fokus minimum (MFD) 10.2″ dari sensor
  • Ukuran filter 49mm
  • Panjang lensa 4.2″
  • Berat lensa 18.2oz
  • Tersedia untuk mount Canon EF/Sony E/Sigma
  • Focus by wire
  • Kompatibel dengan Sigma Teleconverter (N/A for Sony E)
  • Kompatibel dengan Koreksi Aberasi lensa Canon

Pada kesan pertama, Sigma 70mm Art Macro cukup kecil dibandingkan dengan sebagian besar lensa Art lainnya. Dengan berat lebih dari 18oz, beratnya hanya 4oz lebih tinggi dari lensa kontemporer Sigma 16mm f/1.4 untuk mount Sony E / M43. Ini membuat tangan kita saat memegang lensa menjadi lebih mudah dibandingkan dengan beberapa lensa makro lainnya.

Tidak seperti makro Sigma 105mm, lensa 70mm Art ini tidak memiliki fitur stabilisasi bawaan, tapi untungnya bobot lensa ini turun sekitar setengah pon lebih ringan dari Sigma 105mm. Juga, tidak seperti 105mm (dan 70mm versi lama), Sigma 70mm versi baru menggunakan fokus dengan wire system (menggunakan kabel) yang pertama kalinya untuk line-up Sigma Art (kecuali versi DN). Meskipun butuh waktu untuk terbiasa menggunakannya, setelah sedikit bermain-main, membuat penyematan akurat titik fokus secara manual sedikit lebih mudah dan lebih tepat.

Terdapat 2 set switch pada lensa, satu untuk mengubah AF / MF, dan satunya untuk focus limiter. Mount lensa dilengkapi dengan paking rubber untuk memberikan perlindungan cuaca dan debu, tetapi dengan barrel yang panjang, kami tidak begitu yakin bahwa aman untuk menggunakan lensa ini dalam kondisi hujan atau salju.

Ring fokusnya bekerja fokus halus dan keluar memanjang karena fokusnya dengan sistem kabel. Sangat bagus untuk menyempurnakan titik fokus tanpa berlebihan, tetapi jika Anda ingin pembesaran 1:1 (life size), perlu beberapa waktu untuk memutar barrel lensa. Sayangnya, pengaturan focus limiter tidak membuat lensa secara otomatis menjangkau ke kisaran pembesaran itu, mungkin ini sesuatu yang Sigma perlu memasukkannya dalam pembaruan firmware di masa datang.

Performa Sigma 70mm f/2.8 Art Macro

Ketika Sigma mengatakan bahwa fokus utama membangun lensa ini adalah resolusi/kualitas vs kecepatan Autofocus (AF), ada kekhawatiran bahwa lensa ini akan lambat atau tidak konsisten ketika fokus. Meskipun kecepatannya bukan level tinggi, namun itu juga bukan fokus yang lambat. Jika kita mengkomparasi dengan pengujian lensa makro dari Tamron / Nikon / Canon / Fuji / Sony dan Sigma lainnya, kecepatan dan akurasi AF dari 70mm Art ini cukup rata-rata. Semakin dekat Anda ke pembesaran 1:1, semakin kuat upaya lensa ini mulai melacak.

Ada beberapa kejadian di mana fokus Sigman 70mm Art ini tampak kesasar dan tidak fokus (90% dari waktu ketika limiter penuh), tetapi kebanyakan orang yang menggunakan lensa ini akan beralih ke dalam fokus manual, masuk ke pembesaran 1:1 dan bergerak ke arah subjek sampai fokus, atau setidaknya gunakan focus limiter yang membantu lensa mengunci fokus lebih akurat.

Kembali1 of 2