×
Panduan Setting Nikon D5600
Setting

Panduan Setting Nikon D5600

Kembali1 of 2

Meskipun Nikon D5600 memiliki menu yang lebih disederhanakan daripada beberapa kamera lain dalam daftar teratas Nikon, masih ada sejumlah besar pengaturan kamera dan opsi yang perlu Anda ketahui. Pada artikel ini, kami akan membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang pengaturan dan menu untuk Nikon D5600, termasuk rekomendasi khusus untuk setiap pengaturan penting. Ini akan membantu Anda memanfaatkan kamera baru Anda dan menggunakan D5600 secara maksimal.

Playback Menu

Sebagian besar pengaturan ini adalah preferensi pribadi, dan Anda dapat menetapkan sebagian besar dari pengaturan ini pada nilai defaultnya. Namun, ada beberapa pengaturan playback yang dapat membuat perbedaan besar, jadi kami akan memulainya dari sini:

  • Playback display options
    • None (image only): Checked
    • Highlights: Checked (mengaktifkan kemampuan memeriksa area yang terlalu terang dari foto dengan indikator kedipan hitam dan putih)
    • RGB histogram: Checked (baca pembahasan kami tentang histogram)
    • Shooting data: Not checked
    • Overview: Checked
  • Image review: ON (otomatis akan memperlihatkan gambar setelah memotret)
  • After delete: Show next
  • Auto image rotation: ON (sinyal untuk memutar foto vertikal ketika Anda membukanya di komputer)
  • Rotate tall: OFF (memutar foto vertikal di LCD kamera, ini bagus saat mereview gambar)

Pengaturan playback yang kami lewatkan adalah hal-hal yang tidak begtu penting untuk menyetel Nikon D5600 Anda, seperti membuat slideshow dan semisalnya.

Photo Shooting Menu

Selanjutnya adalah Photo Shooting Menu yang memiliki beberapa opsi. Kami akan menambahkan catatan setiap kali ada sesuatu tentang rekomendasi yang perlu diklarifikasi:

  • Reset photo shooting menu: —
  • Storage folder: default, tidak perlu diubah
  • File naming: DSC (default), tidak perlu diubah, kecuali Anda menggunakan beberapa kamera dan ingin nama file dari masing-masing kamera memiliki nama yang unik (misalnya NIK_1234 ketimbang nama default DSC_1234)
  • Image quality: NEF (RAW),
  • tapi baiknya lihat artikel kami tentang RAW vs JPEG jika Anda tidak yakin dengan pilihan kami, karena sejumlah pengguna D3400 mungkin lebih suka JPEGs.
  • Image size: Greyed out / tidak tersedia (jika menggunakan RAW), tapi pilih “L” untuk kualitas terbaik jika menggunakan JPEG, atau pilih “M” atau “S” untuk resolusi gambar JPEG yang lebih rendah dan ukuran yang lebih kecil.
  • NEF (RAW) recording: 14-bit
  • ISO sensitivity settings
    • ISO sensitivity: 100 (rekomendasi pemula, Anda bisa merubah nilainya jika dibutuhkan)
    • Auto ISO sensitivity control: ON (jika menggunakan long exposure, Anda bisa mematikan fungsi ini)
    • Maximum sensitivity: 3200
    • Maximum sensitivity with flash: 3200
    • Minimum shutter speed: Auto -> Center option
  • White balance: AUTO
  • Set Picture Control: SD (Standard), ini nilai default, kecuali Anda memiliki alasan khusus untuk mengubahnya (ini tidak mempengaruhi foto itu sendiri jika Anda menggunakan RAW)
  • Manage Picture Control: —
  • Color space:Pilih Adobe RGB jika Anda menggunakan RAW, karena tidak mempengaruhi foto itu sendiri dan memberikan histogram dalam kamera yang sedikit lebih akurat, dan silahkan pilih sRGB jika Anda menggunakan JPEG.
  • Active D-Lighting: OFF, ini penting jika Anda menggunakan RAW, karena ini mempengaruhi cara metering kamera mengukur adegan.
  • HDR: Greyed out (jika menggunakan RAW)
  • Release mode: Single Frame untuk foto-foto biasa, Continuous High untuk fotografi aksi di mana Anda memerlukan bidikan berkelanjutan, mode Quiet jika Anda membutuhkan kamera yang sedikit lebih tenang, dan Self Timer jika Anda memerlukan hitungan untuk kamera otomatis menembak (Anda juga dapat mengubah ini melalui tombol di sisi kiri D5600, di bagian depan, dekat dudukan lensa)
  • Long Exposure NR: OFF, kecuali Anda melakukan long exposure yang relatif lama kisaran 20s – 30s.
  • High ISO NR: OFF (tidak mempengaruhi foto RAW)
  • Vignette control: OFF (tidak mempengaruhi foto RAW)
  • Auto distortion control: OFF (tidak mempengaruhi foto RAW)
  • Optical VR: Pilih “ON” untuk sebagian besar situasi, jika Vibra Reduction (VR) lensa Anda hanya dapat disesuaikan melalui menu, seperti terbaru lensa Nikon terbaru AF-P 18-55mm.
  • Movie Settings
    • Frame size/frame rate: 1920×1080; 30p (tapi gunakan 24p jika itu yang ditentukan oleh persyaratan output Anda, dan gunakan 60p jika Anda ingin slow motion)
    • Movie quality: High
    • Microphone: Auto (ini hanya mempengaruhi mikrofon kamera)
    • Wind noise reduction: ON (ini hanya mempengaruhi mikrofon kamera)
    • Manual movie settings: ON (memungkinkan kemampuan untuk menyesuaikan shutter speed dan ISO secara manual untuk video saat dalam mode Manual (M))
Kembali1 of 2