×
Panduan Setting Nikon D5600
Setting

Panduan Setting Nikon D5600

2 of 2Lanjut

Custom Setting Menu

Selanjutnya pada D5600 adalah pengaturan menu yang dikustomisasi (ikon pensil), yang mencakup opsi penting seperti pengaturan autofokus dan tata letak tombol.

  • Autofocus
    • AF-C priority selection: Release (karena “Release” lansung mengambil gambar saat Anda menekan tombol rana, sementara “Focus” menunggu hingga D5600 berpikir apakah subjek dalam fokus lalu kemudian kamera mengeksekusi. Kami menemukan bahwa D5600 dapat memakan waktu terlalu lama saat disetel ke “Focus”, tetapi ini adalah preferensi pribadi)
    • AF-S priority selection: Release (kesimpulan yang sama seperti di atas)
    • Built-in AF-assist illuminator: OFF
    • Rangefinder: OFF (ini menempatkan anak panah kecil di viewfinder untuk membantu Anda menggunakan fokus manual, tetapi kami pribadi tidak pernah menemukannya bermanfaat, fotografer lain mungkin berbeda)
    • Manual focus ring in AF mode: ON
  • Exposure
    • EV steps for exposure cntrl: 1/3
    • ISO display: ON
  • Timers/AE lock
    • Shutter-release button AE-L: OFF (agar kamera tidak mengunci eksposur saat menekan setengah tombol rana)
    • Auto off timers: Kami lebih memilih “Normal”, tetapi ini preferensi pribadi dan Anda dapat menyesuaikan setiap opsi secara individual
    • Self-timer
      • Self-timer delay: 5s (bisa Anda sesuaikan tergantung apa yang Anda tembak)
      • Number of shots: 1 (juga dapat diubah sesuai preferensi Anda)
    • Monitor off delay: 1m, 1m, 5m, 20s, 5m
    • Remote on duration (ML-L3): 5m
  • Shooting/display
    • Exposure delay mode: OFF (tetapi ini bisa sangat berguna jika dihidupkan saat menggunakan tripod)
    • File number sequence: OFF (bukan masalah serius)
    • Viewfinder grid display: ON (kami menyarankan ini untuk mengatur ROL dan komposisi)
    • Date stamp: OFF
    • Reverse indicators: biarkan default
  • Bracketing/flash
    • Flash control for built-in flash: TTL
    • Auto bracketing set: AE bracketing
  • Controls
    • Assign Fn button: ISO (menetapkan tombol ini untuk ISO)
    • Assign AE-L/AF-L: Biarkan default (untuk pemula), tapi kami memilih AF-ON (opsi ini akan memisahkan fokus otomatis dari tombol rana, jadi, Anda akan fokus dengan menekan tombol AE-L / AF-L sebagai gantinya, juga dikenal sebagai fokus tombol belakang)
    • Assign touch FN: Kami pribadi tidak memberlakukan layar sentuh pada D5600, sehingga opsi ini sepenuhnya sesuai dengan preferensi pribadi Anda. Atau Anda ingin menggunakan nilai “Auto Bracketing” karena tidak ada tombol bracketing pada D5600.
    • Reverse dial rotation: “Unchecked” untuk exposure compensation, dan “Checked” untuk shutter speed/aperture. Itulah bagaimana kami mempelajarinya, Anda boleh berbeda pilihan.

Setup Menu (Ikon Kunci Inggris)

Sebagian besar menu ini adalah pengaturan yang sekali setel dan ditinggalkan cukup lama. Misalnya, Anda mungkin tidak akan sering mengubah informasi hak cipta Anda. Namun sebenarnya ini termasuk menu penting, jadi kami tetap membahas pengaturan ini. Jika kami tidak mencantumkan sesuatu, itu karena tidak relevan untuk menyiapkan kamera Anda, atau terlalu pribadi untuk membuat rekomendasi kepada Anda, seperti bahasa dan zona waktu.

  • Format memory card: Cukup klik “YES” bila Anda ingin semua data di kartu memori Anda dihapus, jadi hati-hati mengatur ini, lakukan format jika hanya Anda yakin membersihkan memori Anda.
  • Copyright information: Masukkan informasi Anda seperti nama Anda, dll.
  • Beep options: ON (jika suaranya mengganggu, silahkan dimatikan)
  • Touch controls: ON, tapi kami pribadi mematikan fungsi ini karena tidak menyukai layar sentuh pada kamera, sensitif dan sering terjadi ketidaksengajaan memencet layar.
  • Info display format: Terserah Anda, tetapi kami menemukan bahwa opsi tengah atas (teks hitam dengan latar belakang putih) mengurangi ketegangan pada mata.
  • Auto info display: OFF (dapat muncul dengan menjengkelkan ketika Anda menekan tombol rana setengah, dan Anda dapat mengaktifkan / menonaktifkannya dengan hanya menekan tombol “INFO”)
  • Info display auto off: OFF (alasan yang sama seperti di atas)
  • Clean image sensor: Clean at startup/shutdown
  • Lock mirror up for cleaning: — (Greyed out / tidak tersedia, ketika Anda tidak memiliki masa pakai baterai yang cukup; ini digunakan untuk pembersihan sensor secara manual)
  • Flicker reduction: AUTO
  • Slot empty release lock: LOCK
  • HDMI
    • Output resolution: AUTO
    • Device control: ON
  • Airplane mode: Ini hanya relevan untuk menonaktifkan koneksi transfer gambar ke smartphone. Jika Anda belum menyiapkan koneksi ini atau tidak aktif menggunakannya, maka opsi OFF akan melakukan hal yang sama dengan opsi ON.
  • Connect to a smart device: Hanya gunakan ketika Anda ingin mengakses SnapBridge (digunakan untuk mentransfer JPEG resolusi rendah dari D3400 ke ponsel Anda. Lihat lebih lanjut di halaman Nikon untuk SnapBridge)
  • Send to smart device (auto): OFF – hanya aktifkan ketika Anda ingin mengirim foto ke smartphone Anda
  • Wi-Fi: Defaults
  • Bluetooth: OFF

Kesimpulan

Itu saja! Sekarang Anda tahu semua setelan paling penting D5600 dan opsi mana yang dipilih untuk Anda sendiri. Sekali lagi, rekomendasi spesifik di atas adalah apa yang terbaik untuk kami, dan kebutuhan Anda sendiri mungkin berbeda. Tetapi opsi-opsi ini harus menjadi titik awal yang baik. Juga, perhatikan bahwa Anda dapat menambahkan yang mungkin Anda ubah paling sering ke “MY MENU” (seperti pengaturan ISO sensitivity, exposure delay, long exposure NR, auto bracketing, dan mungkin beberapa lainnya yang spesifik sesuai gaya pengambilan gambar Anda) untuk akses yang lebih cepat.

Kami berharap rekomendasi ini akan membantu dan memungkinkan Anda untuk mendapatkan hasil maksimal dari Nikon D5600 Anda!

2 of 2Lanjut

Baca juga:

Kelasfotografi.com - Tutorial fotografi, tips trik, olah digital, review kamera dan lensa, inspirasi, dan info menarik lainnya. Terima kasih telah menjadi pemirsa kami.