×
10 Tips Memulai Fotografi Still Life
Tips Trik

10 Tips Memulai Fotografi Still Life

Kembali1 of 3

Still Life Photography adalah genre fotografi yang menggambarkan subjek / benda mati, dan biasanya mengekspose sekelompok benda-benda yang saling berhubungan seperti menceritakan sesuatu. Genre ini berbeda dari jenis fotografi lainnya seperti landscape atau portraiture. Still life dapat memberikan kelonggaran pada seorang fotografer untuk menyusun elemen desain dalam sebuah komposisi. Namun untuk genre ini, fotografer dituntut untuk lebih menghadirkan “rasa” dan penggunaan pencahayaan yang halus.

Tidak banyak fotografer yang mendalami genre fotografi ini. Namun daya tarik memotret still life masih ada dan masih menjadi salah satu fotografi yang paling layak saat ini. Selain itu, still life bisa menjadi bisnis yang menjanjikan bagi Anda yang berprofesi sebagai fotografer. Majalah, katalog dan website membutuhkan gambar produk, dan sang fotografer still life ahli dalam hal itu.

Ada banyak keuntungan menekuni fotografi still life yang terkadang “diremehkan”, sehingga mudah-mudahan dengan artikel ini Anda dapat melihat seluas apa ruang kreativitas bersama fotografi still life. Berikut 10 tips bagi Anda yang ingin memulai berkreasi dengan fotografi still life:

1. Langkah Awal

Foto oleh Gfpeck

Bertentangan dengan persepsi umum, Anda tidak perlu sebuah studio atau ruangan yang mewah untuk awal membuat sebuah gambar still life. Anda dapat mulai dengan hanya memanfaatkan ruang secukupnya di rumah Anda dan sedikit tahu tata letak properti yang diperlukan dalam pemotretan still life. Anda bisa memulai itu dengan menempatkan meja dekat jendela sebagai sumber cahaya alami, kemudian cukup dengan latar belakang sederhana dan memanfaatkan beberapa lampu / flash eksternal yang Anda miliki.

Berbeda dengan fotografi Landscape atau Portrait yang di mana Anda akan diberikan materi pelajaran misalnya, adegan menakjubkan dari gunung atau talent (model) yang dipengaruhi sejumlah besar variabel termasuk apa-apa yang diluar kendali Anda.

Untuk still life memang Anda akan dituntut menyusun sebuah konten kreatif, namun di sini Anda sebagai fotografer adalah yang memegang kontrol penuh untuk mengatur komposisi, tata letak subjek, elemen-elemen yang ingin ditambahkan (atau dihilangkan) dan beberapa lainnya sesuai ide Anda. Jadi kuncinya ada pada Anda. Oleh sebab itu Anda harus berpikir sangat kreatif untuk mengatur dan menangkap adegan dengan cara yang benar-benar menarik.

2. Memilih Subjek

Foto oleh Gfpeck

Seperti yang saya katakan di atas bahwa Anda yang memegang kontrol penuh, maka apa yang ingin Anda foto sepenuhnya terserah Anda. Coba cari di sekitar rumah Anda sesuatu yang sederhana tapi menarik untuk dijadikan subjek dalam adegan. Jangan merasa seperti Anda harus mengambil foto dari buah atau bunga hanya karena orang lain jarang atau tidak pernah mengambil gambar seperti itu. Jangan menjadi terlalu ambisius, menghasilkan karya yang mirip dengan karya orang lain bukan berarti Anda tidak berkualitas. Sebagai pemula, kita semua sepakat “referensi dan inspirasi” selalu dibutuhkan.

Ketika Anda mencari / memilih subjek maka anggaplah diri Anda sebagai orang lain yang akan melihat karya Anda nantinya. Dan sebagai pemula sebaiknya Anda menggunakan satu subjek tunggal tanpa menggabungkan dengan subjek lainnya. Namun yang perlu Anda perhatikan yaitu jangan memilih benda yang memiliki permukaan reflektif seperti kaca dan logam, karena benda seperti itu dapat memantulkan cahaya dan ini akan menyulitkan Anda saat pengambilan gambar.

Jika Anda sudah menguasai pengambilan gambar dengan subjek tunggal, selanjutnya coba Anda masukkan beberapa subjek atau elemen lainnya, namun ingat, semua subjek atau elemen sebaiknya memiliki hubungan yang bisa menggambarkan sebuah cerita.

Kembali1 of 3