×
11 Tips Singkat Fotografi Makanan Agar Gambar Mengundang Selera
Tips Trik

11 Tips Singkat Fotografi Makanan Agar Gambar Mengundang Selera

Kembali1 of 3

Fotografi makanan (food photography) merupakan salah satu genre yang paling besar peluangnya saat ini untuk dikomersilkan. Banyak perusahaan yang mencari gambar untuk katalog, majalah, promosi, dll. Sementara itu bekerja sebagai fotografi makanan juga lebih leluasa dalam proses pengambilan gambar dan tidak dibatasi waktu dan tempat di mana kita membutuhkan pencahayaan yang stabil. Diluar ruangan dengan cahaya alami atau di dalam ruangan (studio) menggunakan lighting, yang jelas fotografi makanan memiliki banyak alternatif dan kelonggaran.

Jika pada teori basic fotografi kita berbicara soal “detail” untuk memperkuat inti cerita dalam gambar, maka untuk fotografi makanan ini Anda perlu mengetahui apa saja tipsnya agar gambar Anda bisa mengundang selera yang melihatnya. Hanya lewat gambar kadang-kadang orang berkesimpulan “ini makanan yang enak, saya ingin mencoba ini”, dan saya yakin entah Anda sebagai kokinya atau hanya seorang fotografer saja akan memiliki harapan yang sama. Itulah yang akan kita bahas dalam artikel ini dan saya menuliskan tips dari Darlene Hildebrandt, seorang Managing Editor di dPS. Berikut tipsnya:

1# Pilih bahan-bahan yang masih segar

Jika kulit buah atau sayuran terlihat keriput, memiliki bekas luka atau rusak, sebaiknya ganti dengan yang baru. Tapi jika Anda tidak memiliki lagi bahan, Anda bisa mengakalinya dengan merubah posisi subjek atau memotret dari sudut yang sedemikian rupa agar sisi buruknya tidak terlihat. Karena bagian makanan yang rusak kadang-kadang bisa membuat orang yang melihatnya kehilangan selera. Anda yang sering memotret hal-hal ini pasti mencoba benar-benar menutupinya. Jadi periksa dengan teliti bahkan ketika membeli bahan.

2# Lighting adalah segala-galanya

Posisi backlight (baca di sini) adalah kunci untuk memunculkan tekstur dan untuk membuat makanan terlihat berselera. Ini juga akan memungkinkan setiap uap dari makanan muncul dalam gambar. Uap atau asap akan muncul menonjol ketika pencahayaan datang dari belakang. Coba Anda perhatikan dua gambar salad jagung dan kacang di bawah ini dan lihat berapa banyak selera yang dihasilkan oleh masing-masing gambar. Satu-satunya perbedaan dari kedua gambar tersebut adalah pemilihan sudut cahaya.

Pencahayaan dari depan dan gambar terlihat datar

Pencahayaan dari belakang membuat salad terlihat berkilau lebih menarik di mata

Sedangkan gambar di bawah ini memiliki skimming cahaya di atas makanan dan juga datang dari belakang, sehingga salad terlihat renyah dan segar dibandingkan dua gambar di atas yang hanya tampak datar dan kurang menarik.

Mendapatkan pencahayaan yang dramatis tidak harus mewah. Darlene menembak ini di lantai dapur dengan memanfaatkan cahaya alami yang datang dari jendela teras

3# Membuatnya terlihat simpel

Keluarkan elemen-elemen yang tidak diperlu dan singkirkan hal-hal di atas meja yang mengganggu atau Anda bisa membuatnya keluar dari fokus (dibuat blur) sehingga gambar hanya fokus ke satu piring makanan saja. Mungkin cara ini mengakibatkan makanan terlihat kurang menarik karena hanya menunjukkan bagian itu saja. Seperti sup Brown yang secara visual tampak tidak berselera, tapi jika Anda melakukan sesuatu yang kreatif seperti menambahkan alat peraga dan hanya menangkap sepotong bagian subjek utama (cropped) maka bisa menghasilkan gambar yang kuat seperti gambar di bawah ini.

Kembali1 of 3