×
20 Tips Fotografer Olahraga untuk Pemula 12
Tips Trik

20 Tips Fotografi Olahraga Untuk Pemula

Kembali1 of 3

Melakukan fotografi olahraga untuk anak-anak Anda, teman-teman, atau rekan tim adalah cara yang bagus untuk menangkap kenangan penuh aksi sambil bersenang-senang di event yang mereka ikuti. Dengan kamera, Anda bisa berada di tengah-tengah kegembiraan acara olahraga daripada duduk menjadi penonton di pinggir lapangan. Artikel ini mencakup beberapa kiat fotografi olahraga untuk meningkatkan kualitas foto Anda dan membantu Anda mengambil gambar aksi yang lebih baik dalam sebuah game atau event olahraga.

1. Pelajari aturan mainnya

Penting untuk memahami aturan olahraga yang Anda rencanakan untuk difoto. Semakin baik Anda mengenal permainan, semakin baik gambar Anda. Cari tahu informasi online yang menjelaskan aturan olahraga, posisi pengambilan gambar terbaik, jenis gambar yang diminati, dan peralatan yang akan digunakan.

NIKON D4S @ 420mm, ISO 200, 1/1600, f/5.6 | Photo Credit © Maat Nielsen

2. Berlatih memaksimalkan kamera Anda

Jika Anda baru mengenal fotografi, maka Anda harus meluangkan waktu untuk mengenal kamera Anda. Jika Anda sepenuhnya memotret secara Auto akan membuat Anda tidak dapat mengontrol kualitas gambar Anda. Luangkan waktu untuk berlatih dengan mode pemotretan lainnya, terutama Shutter Priority dan Manual (M).

NIKON D4S @ 105mm, ISO 5000, 1/1000, f/2.8 | Photo Credit © Maat Nielsen

3. Gunakan shutter speed yang cepat

Jika Anda ingin membekukan aksi subjek yang bergerak cepat agar tidak blur, maka shutter speed kamera Anda harus antara 1/500 dan 1/2000-an. Semakin cepat subjek Anda bergerak, semakin tinggi shutter speed yang Anda butuhkan. Misalnya, Anda bisa lolos dengan shutter speed yang relatif lambat untuk aksi berenang, tetapi tidak untuk bisbol, basket, apalagi lomba lari. Lihat di sini cara mengatur shutter speed.

NIKON D810 @ 200mm, ISO 160, 1/2000, f/3.2 | Photo Credit © Maat Nielsen

4. Rencanakan posisi pemotretan Anda

Secara umum, Anda ingin berada dalam posisi yang mana subjek bisa menghadap Anda. Misalnya saja lomba lari, setiap kali subjek melintas bertemu posisi Anda, maka seharusnya Anda sudah siaga menembak ke arahnya sebelum subjek berlalu melewati Anda. Setiap kali berhasil mendapatkan gambar yang baik, Anda boleh saja berpindah tempat (jika memungkinkan) untuk mendapatkan adegan menarik lainnya dari subjek.

NIKON D750 @ 200mm, ISO 200, 1/2000, f/3.5 | Photo Credit © Maat Nielsen

5. Gunakan lensa zoom tele

Lensa zoom telephoto tingkat entry-level harganya sekitar $200 hari ini. Seperti 55-200mm f/4-5.6 akan memberi Anda banyak fleksibilitas dengan bidikan Anda saat berada di dalam anggaran yang wajar. Jika Anda ingin meng-upgrade, pertimbangkan 70-200mm f/2.8.

NIKON D4S @ 105mm, ISO 5000, 1/1000, f/2.8 | Photo Credit © Maat Nielsen

6. Pelajari tentang eksposur

Memahami bagaimana shutter speed, aperture, dan ISO mempengaruhi gambar Anda sangat penting untuk mengambil foto Anda di luar kemampuan Anda. Untuk fotografi olahraga, Anda biasanya akan membutuhkan shutter speed yang cepat, aperture yang besar, dan ISO variabel tergantung pada pencahayaan di lapangan. Lihat di sini pembahasan lengkap eksposur.

NIKON D4S @ 600mm, ISO 800, 1/2000, f/5.6 | Photo Credit © Maat Nielsen

7. Hormati official, pelatih, atlet, dan staf sepanjang pertandingan

Kehadiran Anda di event olahraga itu adalah hak istimewa. Jika seseorang menyuruh Anda mematuhi sesuatu, lakukanlah. Jika Anda memiliki perselisihan, tinggalkan, hingga setelah acara selesai lakukan diskusi. Jangan menjadi seorang fotografer yang menjengkelkan dan memberikan kesan buruk kepada semua orang.

NIKON D750 @ 200mm, ISO 3200, 1/1000, f/3.2 | Photo Credit © Maat Nielsen

Kembali1 of 3